Postingan

Menampilkan postingan dengan label Coba simak ini

Lima Tahun Lagi, Generasi Milenial Terancam Tidak Bisa Membeli Rumah

Gambar
Disadur dari [ KOMPAS ] JAKARTA, KOMPAS.com -   Lima tahun ke depan, atau tepatnya 2021, generasi milenial yang bekerja dan bermukim di Jakarta, terancam tidak bisa membeli dan memiliki rumah . Generasi milenial yang dimaksud adalah mereka yang lahir antara tahun 1981-1994 . Country General Manager Rumah123.com Ignatius Untung melontarkan riset hasil kerjasama dengan Karir.com tersebut, di Jakarta, Rabu (14/12/2016).  Kesimpulan tersebut, menurut Untung, bertolak dari angka pendapatan kenaikan gaji normal di luar promosi sepanjang tahun 2016 sebesar rerata 10 persen , dan lonjakan harga rumah dengan angka asumsi minimal 20 persen . Pendapatan rata-rata generasi milenial saat ini adalah Rp 6.072.111 per bulan. Sedangkan untuk dapat mencicil rumah di Jakarta dengan harga termurah Rp 300 juta, dibutuhkan pendapatan minimal Rp 7,5 juta per bulan. "Padahal, kenaikan harga rumah itu kami ambil yang paling minimal saat pasar properti sedang lesu seperti sekara...

Jebakan Maut Tunjangan Pensiun

Gambar
Anda karyawan? Bekerja di sebuah perusahaan yang bukan milik Anda? Ya atau tidak... tetaplah baca. Kalau bukan Anda, mungkin orang-orang di sekitar Anda yang membutuhkan informasi ini. Berikut ini adalah daftar pesangon pensiun PNS mulai tahun 2017: PNS golongan I dan II mendapat pesangon sebesar Rp 500 juta PNS golongan III Rp 1 miliar PNS golongan IV Rp 1,5 miliar. Sumber berita diambil dari [sini] Ini untuk PNS. Bagaimana jika non-PNS? Anda dijanjikan pensiun seperti apa? Kalau tidak ada uang pensiun dari perusahaan, maka Anda sama saja seperti sementara berjalan ke jurang. Jadi karyawan yg dapat tunjangan pensiun aman dong? Tidak. Sama saja, hanya jurangnya lebih dalam, jadi bisa hidup sedikit lebih lama. KENAPA?

Kerja Capek vs. Kerja Semangat sebagai Karyawan

Gambar
Maaf gambarnya yg gratisan. Gambar di atas tentang seorang pekerja yang memiliki banyak cita-cita. Bagaimanakah dengan anda? Sudah bekerja? Punya cita-cita? Saya mendapat pandangan dari teman yang cukup mengejutkan. 12 tahun bekerja tapi masih membuatku terkejut? Kenapa? Karena jika dikaitkan dengan faktanya, tidak sedikit orang yang mengalaminya. Sebelumnya, saya tuangkan dulu pengalaman pribadi. Tiga tahun jadi karyawan, bukanlah waktu yang panjang. Saya memang tidak betah menjadi karyawan. Saya kurang menghidupi jalan hidup tersebut. Nah, inilah pandangan yang mengejutkan itu:

Cara tercepat menyiapkan 1 Milyar. Halal dan bergaransi!

Gambar
Anda tentu sudah tau kalau - paling tidak ada dua - resiko hidup yang sulit atau bahkan tidak bisa dihindari. Yes? No? Anda belum sadar? Untuk itulah tag " Rest in Peace " saya buat. Pertama: Resiko sakit berat (kanker, stroke, jantung, gagal ginjal, tumor otak, dll). "Anda mau sembuh? Siap tidak secara keuangan?" - kata dokter. Kedua: Meninggal. Oh, ya. Semua orang pasti meninggal. Sayangnya, keluarga yang ditinggalkan apakah sudah siap jika yang meninggal adalah pencari nafkah? Anak masih kecil apa mau putus sekolah? Berani menurunkan taraf hidup keluarga? Jangan-jangan masih ada utang pula? Mari kita berandai-andai... saat resiko itu datang, kita membutuhkan uang sebesar 1 Milyar !!! Anda sudah siap uangnya?

Memilih Asuransi Kesehatan

Gambar
Suatu hari saya menjenguk teman yang sedang terbaring di rumah sakit. Dia berobat di salah satu Rumah Sakit yang cukup menyenangkan untuk dikunjungi. Asal bukan sebagai pasien saja. Wajahnya sudah terlihat sehat, tapi dokter belum mengizinkannya untuk pulang. Dia terkena gejala batu empedu dan batu ini belum dibersihkan. Ditemani AC yang dingin dan beberapa orang penjenguk, suasana dan percakapan di kamar malah panas dengan berbagai macam perdebatan. Apa yang mereka perdebatkan?

Lindungi Sumber Penghasilan Anda

Gambar
Seorang Ayah baru saja turut serta dalam PHK massal untuk efisiensi perusahaan. Maklum, ekonomi lagi slow. Menurut perhitungan, Ayah ini berhak atas pesangon sebesar kurang lebih tiga bulan gajinya. Siapa sih yang senang di-PHK? Asal bukan disengaja, tidak ada seorang pun yang senang PHK bukan? Termasuk sang Ayah ini. Tapi dia juga tidak punya kuasa untuk menghindar dari PHK karena dia bukan pemilik perusahaan. Sekarang yang jadi masalah intinya adalah, sang Ayah harus mencari kerja atau sumber penghasilan baru untuk menghidupi keluarganya. Waktunya hanya tiga bulan. Lebih dari itu, terpaksa mulai korek uang dari tabungan atau mengencangkan ikat pinggang. Lanjutkan baca untuk mendapat solusinya.

Mari Ber-Asuransi

Gambar
Andi adalah anak ke-5 dari lima bersaudara. Dia ingin membuka usaha dan membutuhkan modal yang besar yaitu sebesar 500 juta. Untunglah saudara-saudari Andi baik-baik dan sudah mapan. Mereka bersedia membantu Andi. Agar pembagian adil dan tidak memberatkan, maka masing-masing saudaranya membantu sebesar 100 juta (diperoleh dari 500 juta bagi 5 orang). Akhirnya Andi bisa membuka usaha walau uang pribadi hanya 100 juta. Bantuan 400 juta dari saudara-saudaranya... lumayan lah. lanjutan cerita Andi...

Selamat Datang!

Gambar
Terima kasih sudah mampir di blog pribadi saya yang sederhana ini :) Secara umum, blog ini berisikan cerita dan pengalaman orang lain serta pemikiran dari saya pribadi mengenai finansial sehari-hari sebagai orang awam. Dan secara khusus akan membicarakan tentang Asuransi dan S umber Penghasilan . Ya... "Pagar Keuangan" yang saya maksud adalah perlindungan aliran pendapatan keluarga dari serangan luar yang tidak dapat kita kendalikan sepenuhnya. Instrumennya adalah yang dua itu tadi, Asuransi dan Sumber Penghasilan. Setelah mendengar kata "Asuransi", mungkin sekarang kursor mouse anda sudah mengarah ke tombol [X]  >_< Tunggu dulu! Saya juga ingin mendengar pendapat Anda. Pagar Keuangan bukanlah hal yang populer di masyarakat. Keadaannya memang kontroversial. Apalagi kalau sudah disisipi kata "Asuransi", orang-orang langsung menghindar (mungkin sekarang kursor mouse Anda sekali lagi mengarah ke tombol [X]). Nah! Di sinilah letak problemnya. S...